HEALTHY LIFE LIFESTYLE SPONSORED POST

Mengiring Indonesia Emas di Tahun 2045 dengan Aksi Nutrisi Generasi Maju

Aksi nutrisi generasi maju

Satu aksi dengan 1 foto yang di-upload ke social media bernilai satu dukungan nutrisi berupa 1 kotak susu SGM Eksplor, yang akan diserahkan pada anak Generasi Maju.

Masyarakat bisa berpartisipasi dengan cara meng-upload foto di Facebook atau Instagram menggunakan pledge (di Facebook dengan menggunakan frame profile foto dan Instagram dengan sticker gift) yang sudah disediakan penyelenggara.

Jangan lupa, tambahkan Hashtag #AksiNutriGenerasiMaju pada setiap postingannya.

 

Pagi itu setelah melalui negosiasi yang lumayan alot dengan suami dan DuoNaj, akhirnya aku be-commuter line menuju acara sosialisasi aksi nutrisi generasi maju yang dihelat di The Hermitage Hotel, di daerah Menteng Jakarta Pusat.

Suhu tubuh Najwa masih 39’ saat aku memutuskan untuk datang. Sedangkan hari itu merupakan jadwal Najib ke sekolah yang sedianya hanya 3 kali dalam seminggu, sehingga ia menolak untuk diajak ke tempat acara. Tapi kemudian aku membulatkan hati untuk berangkat ke tempat acara, karena menyadari betapa penting acara hari ini.

Sebagai ibu aku sadar bahwa menghadiri  sosialisasi Aksi Nutrisi Generasi Maju akan memberikan banyak ilmu untukku. Tak sekedar tentang tumbuh kembang anak, tapi sebagai  individu dalam satu komunitas masyarakat, aku merasa perlu untuk mengambil peran dalam bentuk civil engangement, dengan turut berperan aktif menyebarkan fakta dan berita baik kepada masyarakat.

 

Aksi nutrisi generasi maju
Nara sumber pada Sosialisasi #AksiNutrisiGenerasiMaju. (Foto : Frieda Octavia)

Generasi Muda Indonesia di Tahun Emas 2045

Sering kita mendengar berbagai upaya untuk menyongsong Periode Indonesia Emas di tahun 2045. Berbagai hal terkait pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat terus digalakkan. Demi mencapai cita-cita Indonesia sebagai salah satu big emerging market  di dunia.

Prediksi ini nggak main-main, lho! Karena tentunya telah diperhitungkan dengan matang bahkan melalui serangkaian riset yang menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang diperkirakan mencapai US$ 10 triliun pada 2030. Dan berada pada peringkat ke-4 sebagai salah satu negara perekonomian terbesar dunia. (Standart Chartered Plc. The World’s Biggest Economies by 2030).

Tapi, sadarkah kita bahwa 33 juta penduduk Indonesia didominasi anak-anak pada usia dini? Anak-anak seumuran Najwa dan Najib yang kini sedang menikmati indahnya hari-hari penuh permainan. Atau anak-anak yang dilahirkan pada tahun-tahun berikutnya, yang pada tahun 2045 nanti menjadi  roda penggerak  kemajuan bangsa ini. Dalam berbagai bidang dan keahlian yang nantinya mereka  geluti.

 

Aksi nutrisi generasi maju
Astrid Prasetyo (Marketing Manager SGM Eksplor) sedang menjelaskan cara berpartisipasi dalam #AksiNutrisiGenerasimaju. (Foto: Frieda Octavia)

Sosialisasi Aksi Nutrisi Generasi Maju oleh SGM Eksplor

Menyadari pentingnya  menumbuhkan generasi sehat dan berkecukupan nutrisi. SGM Eksplor sebagai salah satu produk nutrisi dari PT. Sarihusada menggelar acara Sosialisasi “Aksi Nutrisi Generasi Maju” yang dihadiri undangan dari berbagai lapisan masyarakat.

Sarihusada merupakan bagian dari kategori bisnis Danone Specialised Nutrition. Di Indonesia sendiri bisnis Danone terdiri atas dua kategori utama. Yaitu Air Minum dalam Kemasan dan Minuman Non Karbonasi (Waters), serta Specialized Nutrition.

Acara kali ini menghadirkan  lima orang nara sumber yanag berkompeten di bidang masing-masing, sekaligus mewakili berbagai  peran dalam masyarakat.

Sedangkan pemilihan The Hermitage  Hotel sendiri ternyata bukanlah suatu kebetulan. Karena tempat ini memiliki keterikatan sejarah dengan SGM yang pada tahun 1965 diformulasikan oleh 3 orang profesor dari  dan ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

 

Anak-anak Sehat Merupakan Harta Sekaligus Harapan Terbaik Suatu Bangsa

Pada kesempatan pertama, Ibu Meida Octarina, MCN selaku Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Lingkungan Kemenko PMK menyampaikan bahwa, “Anak-anak yang sehat dan berkualitas merupakan harapan terbaik untuk masa depan sebuah bangsa. Sebagai kelompok populasi yang besar, lebih dari 33 juta anak Indonesia akan menjadi penggerak roda kemajuan ke depannya. Dapat dibayangkan, seperti apa majunya Indonesia jika setiap anak dari jumlah tersebut memberikan ide, berinovasi, dan berkarya sesuai kemampuan terbaik mereka.”

Pembangunan bangsa untuk mengejar periode emas di tahun 2045 tak sebatas pada pembanguan infrastruktur fisik. Namun pembangunan yang menitikberatkan pada pemenuhan nutrisi anak bangsa merupakan fondasi untuk tumbuh kembang yang optimal. Yang nantinya menentukan kualitas anak di masa depan.

 

Aksi nutrisi generasi maju
Cara berkontribusi pada Aksi Nutrisi Generasi Maju (Foto: Damar AIsyah)

 

Misi Besar di Balik Aksi Nutrisi Generasi Maju

Kabar baiknya, pembangunan kualitas manusia yang dimulai dengan pemenuhan nutrisi pada anak tidak lagi menjadi tanggung jawab pemerintah. Astrid Prasetyo selaku Marketing Manager SGM Eksplor mengajak seluruh lapisan masyarakat berkontribusi dalam bentuk kampanye #AksiNutrisiGenerasiMaju seperti yang kusebutkan di awal tadi.

Adapun jumlah dukungan ditargetkan mencapai angka 33.000 dukungan yang nantinya diwujudkan dalam bentuk 33.000 kotak susu SGM Eksplor untuk anak usia di atas 1 tahun. Selanjutnay susu ini akan didonasikan untuk anak-anak di berbagai kota atau kabupaten di Indonesia.

Anak-anak yang mendapatkan kecukupan nutrisi akan tumbuh sehat serta mampu mengembangkan potensinya. Kondisi kecukupan nutrisi ini juga dapat mempengaruhi 11% PDB dan pendapatan pekerja hingga pada angka 20% (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, 2017).

 

Aksi nutrisi generasi maju
dr. Nurul Mutu Manikam, M. Gizi, SpGK. menjelaskan tentang pemenuhan nutrisi anak yang harus dimulai sejak dini (Foto: Damar AIsyah)

 

Cukupi Nutrisi Anak Sejak Usia Dini

Tak cukup tentang kampanye Aksi Nutrisi Generasi Maju, siang itu hadir juga seorang Dokter Gizi Klinis, yaitu dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M. Gizi, SpGK. Dokter Nurul banyak berbagi tentang pemicu masalah gizi yang masih sering ditemui  pada anak usia 1 hingga 6 tahun.

Di samping itu, dokter Nurul berulang kali mengingatkan tentang kecukupan gizi anak yang harus dimulai sedini mungkin. Hal ini sejalan dengan program 1000 hari pertama kehidupan yang dipercaya mampu menurunkan ancaman stunting pada suatu negara. Di mana kecukupan nutrisi seorang anak dimulai sejak di dalam kandungan ibunya, dilanjutkan 6 bulan masa ASI eksklusif. Kemudian dilanjutkan masa MPASI hingga 2 tahun pertama kehidupan.

Adapun tanda-tanda asupan gizi yang kurang optimal dapat dilihat melalui beberapa ciri berikut

  • Tubuh kurus atau sangat kurus
  • Anak mengalami gagal tumbuh
  • Daya tahan lemah atau terus menurun
  • Mudah terserang infeksi
  • Kecerdasan tidak berkembang maksimal
  • Anak kurang berprestasi

Pemenuhan nutrisi anak merupakan isu penting yang kini telah masuk dalam salah satu poin dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia.

 

Aksi nutrisi generasi maju

 

 

Jangan Hanya Melihat, Jadilah “Aktor” dalam Aksi Nutrisi Generasi Maju!

Yang tak kalah penting dalam upaya pemenuhan nutrisi anak ini adalah peran serta seluruh lapisan masyarakat sebagai “aktor” di dalamnya. Jangan hanya melihat. Jangan hanya menyerahkan pada pemerintah. Tapi sebaiknya setiap unsur dalam masyarakat mengambil bagian untuk mengabarkan fakta-fakta tentang betapa pentingnya pemenuhan nutrisi anak.

Daisy Indira Yasmin, S. Sos., M.Soc. Sci, Sosiolog dari Universitas Indonesia mendorong terbentuknya civil engagement . Kolaborasi antara  pemerintah, pihak swasta, pelaku industri, akademisi dan masyarakat bisa mendorong terbentuknya support system yang positif. Sehingga tanggung jawab menumbuhkan generasi maju tak sekedar wacana. Namun diawali dengan upaya bersama yang berujung Indonesia berkemajuan.

Pada bagian akhir acara, Alyssa Soebandono sebagai ibu sekaligus seorang public figure menyuarakan mimpi-mimpinya untuk Indonesia yanag lebih baik dan maju. Penyelenggaraan pesta olahraga berskala Asia serta pembangunan transportasi publik modern merupakan sebuah milestone bagi Indonesia. Bahwa negara ini sedang menuju sebuah kemajuan. Maka jangan lupakan generasi bangsa yang nantinya hidup pada periode gemilang tersebut.

Tampaknya acara sosialisasi Aksi Nutrisi Generasi Maju pada siang itu berhasil membawa seluruh undangan yang hadir pada satu kesepakatan. Bahwa untuk menyongsong periode emas di tahun 2045, pembangunan bangsa tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur tapi juga pembangunan kualitas manusia yang dimulai dengan pembangunan calon generasi produktif.

 

17 thoughts on “Mengiring Indonesia Emas di Tahun 2045 dengan Aksi Nutrisi Generasi Maju”

  1. Setujuuu..Seharusnya memang pembangunan bangsa tidak terfokus pada pembangunan infrastruktur saj tapi juga pada pembangunan kualitas manusia yang bisa dimulai dengan pembangunan di usia produktif.
    Langkah SGM ini benar-benar bisa jadi salah satu solusinya!

  2. Di negara negara maju, ancaman stunting BUKAN karena tidak ada makanan ya , Aisyah, tapi juga lebih karena yang diberikan makanan yang tidak bergizi, sekedar makanan instan gitu

  3. Harusnya banyak produsen yang memikirkan hal ini seperti SGM agar semakin banyak anak2 Indonesia tercukupi kebutuhan gizinya. Suka sedih aqutu kalau baca atau lihat info anak2 Indonesia banyak yang kurang gizi… padahal dengan bantuan pemerintah dan dukungan semua pihak, insha Allah pasti bisa diatasi & generasi muda Indonesia akan semakin pintar 🙂

  4. Pas baca tahun 2045 aku jadi teringat bahwa anak akan berumur 31 tahun saat itu, dan berarti sama dengan umur aku sekarang dong yak. Waah, beneran harus mempersiapkan anak bangsa untuk menjadi yang berkualitas ya mbak.

    Semoga kegiatan SGM bisa terlaksana dengan baik ya, untuk anak-anak Indonesia juga

  5. Event yang diselenggarakan SGM mendukung banget untuk mempersiapkan generasi yang lebih produktif, apalagi untuk pembangunan infrastruktur yang lebih baik di thun 2045. Semoga di tahun tersebut, generasinya semakin maju pun pembangunannya.

    Nggak sia-sia datang ke event yah mbak, banyak hal yang didapat *_*

  6. Tak diragukan lagi sih dengan komitmen manajemen SGM untuk mendukung pertumbuhan gizi anak bangsa dengan pemberian nutrisi yang cukup dan lebih baik lagi. Berbagai event serta pelatihan untuk kesehatan ibu dan anak selalu didukung.

  7. Setuju, kita memang harus meningkatkan kualitas manusia terutama calon generasi produktif kita, anak-anak. Mereka kan calon pemimpin kita di masa depan

  8. Senangnya bisa ikutan berpartisipasi menyumbang untuk anak2 yang membutuhkan susu dengan ikutan kampanye aksi nutrisi generasi maju. Jika semua anak Indonesia telah tercukupi kebutuhan gizinya, tentu mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus yang bisa diandalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *