BEAUTY LIFESTYLE TIPS WOMEN CORNER

Kebutuhan Skincare Berdasarkan Usia (20,30,40 dan 50 Tahun)

Kebutuhan skincare berdasarkan usia

Kapan waktu yang tepat memakai skincare wajah? Apakah pada usia 20-an perlu memakai anti-aging? Adakah perbedaan kebutuhan skincare berdasarkan usia?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kita baca di berbagai forum kecantikan. Bahkan saya sendiri pun pernah menanyakan hal serupa pada saat mengikuti event tentang tanya jawab terkait kebutuhan skincare berdasarkan usia.

Pemakaian skincare memang banyak aturannya. Sebagian malah terkesan njelimet karena step by step-nya yang panjang. Kalau nggak telaten, ujung-ujungnya pasti malas atau nggak sempat.

Skincare sendiri sudah seperti kebutuhan primer bagi perempuan masa kini. Kondisi udara yang semakin tidak sehat dan pola hidup disebut-sebut dapat mempengaruhi kesehatan kulit perempuan. Itu sebabnya produk skincare makin diminati di pasaran.

Selain faktor luar, seperti kondisi udara dan pola hidup, faktor dalam tubuh perempuan sangat mempengaruhi kondisi kulitnya. Misalnya saja faktor gen seperti jenis kulit dan usia. Kebutuhan skincare perempuan berjenis kulit berminyak tentu berbeda dengan yang memiliki kulit kering. Begitu pun, kebutuhan skincare perempuan berusia 20-an tentu juga berbeda dengan perempuan di usia 40-an.

Baca juga: Basic Skincare untuk Pemula

Berikut kebutuhan skincare berdasarkan usia yang dikategorikan dalam usia 20, 30, 40 dan 50 tahun.

Kebutuhan skincare berdasarkan usia
Gambar milik: rimma.co.id

Kebutuhan Skincare untuk Usia 20-an

Pada usia 20-an, kondisi kulit perempuan cenderung masih bagus karena produksi kolagen masih maksimal. Kalaupun ada masalah kulit, biasanya hanya jerawat dan bekasnya yang kadang-kadang kurang enak dilihat.

Pada usia 20-an perempuan juga cenderung masih aktif beraktivitas, baik untuk kuliah atau bekerja. Terkadang, hal inilah yang menyebabkan mereka malas menggunakan perawatan yang terlalu njelimet. Jadi usahakan menggunakan yang dasar saja namun konsisten.

Kebutuhan skincare pada usia 20-an meliputi:

  • Facial foam: pilih facial foam yang mampu membersihkan kotoran dan minyak namun tidak menyebabkan kering pada kulit wajah.
  • Toner: pilih yang kandungannya lebih untuk mnejaga pH kulit dan menghidrasi.
  • Anti acne: untuk yang memiliki masalah jerawat, produk dengan kandungan salycil acid baik dalam bentuk obat jerawat, toner atau pelembab bisa digunakan.
  • Sunscreen: pemakaian sunscreen bisa dilakukan secara terpisah setelah pelembab. Atau, bisa juga memilih pelembab yang sudah mengandung sunscreen.
  • Pelembab: untuk pelembabnya pilih yang ringan saja yang memiliki manfaat moisturizing.

Kebutuhan Skincare Perempuan Usia 30-an

Pada usia 30-an sebagian perempuan mulai mengalami tanda-tanda penuaan, seperti garis halus, kerutan dan elastisitas menurun. Merujuk pada kebutuhan skincare berdasarkan usia dalam laman Total Beauty, pada usia 30-an sebaiknya menambahkan produk anti-aging sebagai perawatan harian.

Berikut kebutuhan skincare untuk usia 30-an

  • Cleanser dengan manfaat eksfoliasi wajah:
  • Toner  dengan kandungan hyaluronic acid atau AHA bisa mulai digunakan untuk meningkatkan kecerahan wajah.
  • Pelembab dan serum: Untuk pelembabnya sendiri bisa dipilih yang lebih kaya manfaat dibanding pada usia 20-an. Misalnya memilih pelembab dengan kandungan anti-aging atau kolagen. Jika kebetulan sudah cocok dengan pelembab saat usia 20-an, maka tinggal menambahkan serum saja yang memiliki kandungan lebih kompleks, misalnya serum vitamin C, anti-aging atau exfoliate serum.
  • Sunscreen: sunscreen merupakan salah satu skincare wajib. Gunakan sunscreen baik saat di dalam ataupun di luar ruangan. Jangan lupa pakai dalam takaran tepat untuk mendapatkan hasil maksimal.
  • Eye cream: mulai gunakan krim mata untuk mengurangi lingkaran hitam dan kerutan pada area kulit mata.
  • Eksfoliator: produk eksfoliator wajah bisa digunakan secara berkala untuk membantu mengangkat sel kulit mati yang dapat mengganggu penyerapan manfaat skincare wajah.

Beberapa perempuan mulai menggunakan retinol pada usia 30-an. Namun, jika teman-teman masih pemula sebaiknya mulai dari yang sederhana saja karena penggunaan retinol memerlukan perhatian khusus.

Baca juga: 5 Item Skincare untuk Usia 30-an

Kebutuhan skincare berdasarkan usia

Kebutuhan Skincare Usia 40-an

  • Non foaming cleanser: pada usia 40-an hindari penggunaaan cleanser dengan kandungan foaming. Pilih cleanser yang memiliki manfaat hidrasi dan moisturizing kulit.
  • SPF dan antioxidant: produk ber-SPF wajib digunakan sepanjang siang hari, di samping itu pemakaian pelembab dengan kandungan antioxidant dapat membantu mengurangi akibat buruk radikal bebas.
  • Peptide dan retinoid: penggunaan produk dengan kandungan peptide dan retinoid dalam serum wajah sangat dianjurkan. Dilansir dari situs Paula’s Choice, peptida adalah asam amino yang menghasilkan protein sehingga membantu produksi kolagen. Sedangkan retinoid yang merupakan senyawa vitamin A bermanfaat mengatasi jerawat, kerutan serta mencegah hiperpigmentasi. 
  • Untuk pelembab wajah disarankan memilih pelembab yang mengandung hyaluronic acid dalam prosentase tinggi.

Sedangkan untuk eye cream dan toner sifatnya tetap dimasukkan dalam tahapan pemakaian skincare wajah. Sedangkan sunscreen wajib digunakan saat menggunakan peptide, retinoid atau hyaluronic acid pada siang hari.

Kebutuhan Skincare Usia 50-an

Rekomendasi kebutuhan skincare berdasarkan usia yang terakhir adalah pada usia 50-an. Pada usia ini produksi kolagen wajah semakin melambat bahkan sebagian perempuan mulai mengalami masalah hormonal terkait menopause.

Rekomendasi skincare-nya sendiri meliputi:

  • Cream cleanser yang benar-benar creamy , no foaming dan tidak menyebabkan kering.
  • Penggunaan serum dengan kandungan peptida pada siang hari dan moisturizer wajib ber-SPF.
  • Untuk perawatan malam hari, retionoid serum bisa digunakan sebelum pelembab.

Dalam salah satu situs kecantikan yang pernah saya baca, pemakaian petroleum jelly dianjurkan untuk usia 50-an. Selain murah dan mudah didapatkan, petroleum jelly dapat membantu mengunci kandungan air dalam wajah, namun tidak meningkatkan kelembaban. Jadi, jika tertarik untuk mencoba menambahkan petroleum jelly, maka step pemakaian moisturizer sebaiknya tidak dihilangkan.

Baca juga: Menunda Keriput dengan Perawatan Anti-Aging Sederhana

Nah, itu tadi rekomendasi kebutuhan skincare berdasarkan usia yang bisa kita sesuaikan dengan kebiasaan, jenis kulit dan anggaran masing-masing. Kalau nggak mau njelimet dengan step by step-nya menurutku ambil yang basic saja semacam cleansing dan moisturizing. Tapi usahakan konsisten ya, karena hanya konsistensi yang menjadi kunci keberhasilan perawatan.

 

4 thoughts on “Kebutuhan Skincare Berdasarkan Usia (20,30,40 dan 50 Tahun)”

  1. Saya dan mbak Hani langsung catat ini, kita seumuran soalnya hahaha
    Informasinya sangat berguna ini mbak, makasih ya

  2. Yes mba ada kategori skincare untuk usia 50 thn…Hehe aku udh umur segitu tp kdg kok malas ya bebersih wajah. Kalau pas rajin aja sih. Pengen niatan rutin kdg ada aja kendalanya. Smg bisa rutin ya mba..

  3. Luar biasa. Saya jadi merasa diingatkan kembali utk pemakaian skincare. Yg sekarang makin gak rutin seiring pemakaian masker terus menerus. Jadi malas. Wkwkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *