LIFESTYLE

5 Warung Makan Favorit Keluarga – Dari yang Ngemper Sampai yang Ber-AC

Warung makan favorit Keluarga

Nggak kayak orang-orang pada umumnya yang punya restoran atau tempat makan favorit, aku tuh tipe yang mau makan di mana saja ya hayuk. Apalagi kalau perut udah melilit, nasi kucing di angkringan pun rasanya nikmat tiada tandingan. Tapi, dari sekian banyak warung atau restoran yang pernah kami datangi, pastinya ada yang sering banget donk, yang akhirnya layak diberi status warung makan favorit.

Eh, tapi jangan dibayangkan tempatnya bakalan instagramable kayak warung-warung kekinian ya. Makanannya pun nggak terlalu unik malah cenderung biasa saja. Lima warung makan ini memang sering sekali kami kunjungi hanya karena lidah kami sudah cocok saja. Atau, kalau nggak karena kami membeli “cerita” bukan sekedar rasa dalam makanannya. Ciyehh..

Nah, berikut 5 warung makan favorit, alias 5 warung makan yang sangat sering kami kunjungi. Mulai dari yang ngemper sampai yang menjajakan makanan ala Jepang. Apa sajakah itu?

 

5 Warung Makan Favorit Keluarga

1. Warung Nasi Bu Sri di Pasar Perumnas Klender

Warung makan favorit

 

Nah, kan, dari nama warungnya  aja teman-teman udah pasti kaget, hehehe. Tapi kalau udah ngomongin rasa makanannya, Warung Makan Bu Sri ini memang cocok banget sama lidah kami sekeluarga. Sayur asemnya beneran seger, apalagi sayur bening gambasnya, yang dijamin bikin nambah nasi juga lauk-pauknya.

Kalau seleraku dan Najib, sayur bening pakai lauk bakwan jagung anget-anget udah paling “nendang”. Tapi kalau Najwa paling cocok sama peyek udangnya. Nah, kalau pak suami pilihannya paling mahal. Dari sekian banyak lauk di dalam lemari kaca, dia selalu memilih tenggiri goreng lengkap sama kriukannya. Sambal tomatnya pun enak. Rica-rica, tempe goreng, oseng buncis semuanya menggugah selera.

Nah, soal tempat paling yang kurang nyaman, karena lokasinya di lantai dua pasar perumnas klender yang panasnya nauzubillah. Biasanya sepulang dari sini kami selalu mampir ke Foodmart di lantai atasnya. Tujuannya cuma numpang ngadem aja, sih, hahaha, karena panasnya memang ampun-ampunan. Apalagi kalau jam makan siang, antrinya beneran bikin mandi keringat.

 

2. Warung Soto Seger Mbok Giyem

 

Warung makan favorit

 

Nah, kalau Warung Soto Seger Mbok Giyem ini ada ceritanya. Jadi pertama kali kami makan di warung ini tuh saat H-1 lebaran pada tahun 2015. Saat itu Najib mampir opname di Jogja, akhirnya kami harus mudik dalam dua tahap. Jakarta-Jogja baru nyambung Jogja-Magetan saat H-1.

Dalam perjalanan dari Jogja ke Magetan inilah kami bertemu Warung Mbok Giyem di perbatasan Solo-Boyolali. Kami pun langsung mampir karena tertarik dengan ramainya pengunjung di warung ini. Eladalah, ternyata emang enak, kuah sotonya bening, seger cocok banget sama selera kami.

Bersyukur sekarang ini Mbok Giyem buka cabang di dekat rumah di daerah Jakarta Timur. Jadi kami nggak perlu jauh-jauh ke Solo untuk menyantapnya. Setiap Sabtu atau Minggu kami selalu menyambangi warung bernuansa rumah ini. Mulai soto ayam, soto daging, aneka sate dan tempe goreng selalu nikmat, cocok di lidah juga kantong kami.

 

3. Pecel Berkah

Orang Magetan paling nggak tahan kalau nggak jajan pecel. Meskipun di rumah selalu sedia sambal pecel, tapi beda loh, makan di rumah sama beli pecel di warung, hehehe. Sebenarnya itu alasan saja biar bisa jajan di luar, means, Ibuk nggak perlu masak.

Nah, Pecel Berkah ini sebenarnya bukan pecel khas Madiun atau Magetan, tapi karena rasanya mirip dan cocok dengan selera kami, jadinya ya hayuk aja.

Selain menu pecel yang jadi andalan, soto dan sop ayam kampung merupakan menu favorit anak-anak. Sedangkan menu yang lain seperti pecel tumpang, mangut lele, botok juga garang asem semuanya tersedia dengan rasa khas Jawa.

Untuk minumannya paling segar ya es kunir asem, tapi beras kencur dingin pun enak. Rasa rempah-rempahnya kental dan manisnya nggak berlebihan.

 

4. Tahu Telor Mbah Sukirah

 

Warung makan favorit

 

Warung tahu telor ini adanya di Magetan, jadi kami selalu nyambangi saat mudik hari raya atau liburan. FYI warung tahu telor ini sudah ada sejak tahun 1982, saat aku belum diprogram tapi suami sudah dilahirkan, wkwkwk nggak penting banget. Penjualnya masih sama. Bentuk warung dan angkringan, tempat jualan, cara memasak, lampu minyak yang digunakan semuanya masih sama. Nah, warung seperti inilah yang selalu kami beli “ceritanya” bukan sekedar rasa makanannya.

Warung Tahu telor Mbah Sukirah buka jam 4 sore hingga isya. Tapi kalau beneran pengin mencicipi tahu telor anget pedas, maka kita nggak perlu nunggu jadwal makan malam tiba,  karena kemalaman sedikit dijamin nggak akan kebagian.

 

5. Ichiban Sushi

 

Warung makan favorit

 

Hm… akhirnya makan di mall juga, wkwkwkwk. Ya, DuoNaj seneng banget makanan di Ichiban Sushi ini. Mulai sushi, ramen, udon semuanya suka. Harganya pun lumayan ekonomis jadi kami sangat sering menyambanginya. Selain tempatnya dekat dari rumah, makan di sini dijamin nggak ada yang ditolak sama anak-anak.  DuoNaj makannya lahap, maka BukNaj bahagia karena merasa sukses menjadi ibu, wkwkwkwk.

Nah, itu tadi 5 warung makan yang paling sering kami kunjungi. Disebut warung makan favorit juga bolehlah. Kalau teman-teman kira-kira bakalan pengin nyoba warung yang mana?

6 thoughts on “5 Warung Makan Favorit Keluarga – Dari yang Ngemper Sampai yang Ber-AC”

  1. Aku juga tipe pemakan segala dan dimana saja hahaha

    Itu nomor 1-4 seselera kita. Nomor 5 favorit anakku bangets itu…

    Tapi tahu telor aku paling enggak mau, kalau cuma satu kwkkwk…kadang 1 makan situ, satu bungkus…:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *